Salah kamar nak !

Hari ini..
Iya,hari ini…Mungkin juga malam ini..

Saya menulis postingan ini dengan penuh rasa tertawa.Senyam senyum sendiri karena kejadian saat UKK di sekolah tadi.
Ternyata bayangan UKK mengerikan itu menjadi sirna,karena banyak kejadian yang gak keduga,haha😀

Seperti hari ini..
Bener,hari ini..

Kamis,16 Juni 2011

Pagi itu,jam 9 pagi,setelah saya selesai mengerjakan Soal UKK Bahasa Inggris,lekas seperti biasa saya berjalan ke Masjid di sekolah,melaksanakan ibadah sunah Sholat Dhuha.Seperti biasa juga,meminta mukjizat ke Yang Maha Kuasa,agar UKK selanjutnya terus diberi kemudahan,amin.

Setelah itu,saya langsung ke kelas.Ya sekedar ngobrol dengan teman teman saya.Hitung hitung ketawa ketiwi sedikit setelah penatnya mengerjakan soal ujian Bahasa Bahasa Inggris tadi.
Bicara tentang soal ujian bahasa inggris,Alhamdulillah tidak terlalu susah,cuman sedikit pusing waktu membaca soal yang ada narasi pendeknya.
Perlu konsentrasi yang penuh,itulah yang membuat saya pusing.

Setelah bahasa inggris,ujian selanjutnya adalah PLH,atau lengkapnya Pendidikan Lingkungan Hidup.Materi Pelajaran ini baru baru ini mulai diberlakukan diknas.
Mungkin karena pencemaran lingkungan di bumi ini sudah parah,dan kurangnya kesadaran masyarakat akan lingkungan.
Seperti di Indonesia banyak kasus kasus seperti pembalakan hutan liar,pencemaran air,tanah,dsb.
Makanya dicanangkanlah mapel ini.Setidaknya memberi kesadaran pada pelajar Indonesia,agar ada mencintai lingkungannya sendiri.
Pernah dengar juga kutipan kata dari televisi,“Jaga dan rawatlah bumi ini,sebenarnya itu amanat dari anak cucu kita,agar mereka bisa merasakannya kelak !”
Hmm,bener juga🙂

Oke lanjut,bel masuk pun sudah berbunyi,saatnya ujian kedua dimulai.

Jengjeng..Jengjeng..

Saya still hope,supaya yang ngawas kali ini pengawas yang berbaik hati.Seenggaknya berbaik hati membiarkan anak anak di ruangan saya ini menyontek dengan sesuka ria.
Atau mentok mentok ya pengawas yang rada rada masa bodo kalo suasana ruangan ujian rame karena banyak siswa siswi yang ribut mencontek ria.
Semoga saja..

Di dalam kelas,saya mulai menyiapkan alat tulis saya,meraut pensil menjadi tajam kembali.Dan curi waktu,berdoa sebentar.
Dan,pengawas itu pun masuk.

Oh,ternyata dia !
Dia siapa ?

Ah ternyata dia !
Yaiya,siapa ?

Dan,yang ngawas itu guru seni budaya saya waktu kelas 7.Wataknya lumayan keras,kalo berbicara di depan,suaranya lantang.
Tapi kata teman teman saya,bapak guru itu GALAK.

Menurut saya bukan galak kok,tapi tegas.Guru macam itu justru salah satu figur yang saya suka.Guru yang tegas,yang bisa mengendalikan situasi di kelas.

Who’s him ? You can call him,Pak Hendrik…

Selama mengawas di ruangan saya,sangat terasa wibawa Pak Hendrik.Dikit dikit kalo ada siswa yang nengok ke belakang,pasti dia langsung berdehem.
Dengan sekali dehemannya itu,langsung heninglah satu ruangan.

Dan selama 2 jam ujian ini,suasana ruangan hening,sunyi,dan senyap.
Bukan,bukan karena lagi Nyepi.Tapi karena semua murid pada takut sama guru tsbt.
Kalo ngawas,tatapan matanya tajam.Seolah siap menangkap siswa yang mengintip lembar jawaban temannya.Ibarat polisi menangkap pengendara yang bermasalah.
Dan dehemannya itu,bisa membuat satu ruangan diam.Ibaratkan juga suara bom atom Hiroshima Nagasaki yang membuat dunia diam.
Mungkin seruangan bisa cenat cenut karena dehemannya,haha.

Oke,dari ruang piket ada pengumuman ralat soal,untuk kelas 7,nomer sekian (kurang kerjaan juga ya saya ngapalin begituan).Nah,ada anak kelas 7 yang mungkin karena lagi konsen mengerjakan soal,jadi tidak mendengarkan ralat itu.
Akhirnya dia izin keluar,ke piket untuk menanyakan ralat tadi.

Saya lalu melanjutkan mengerjakan soal.Oke,sudah sampe nomer 44,sebentar lagi selesai,semangat !
Tiba tiba dari ruang ujian sebelah kedengaran teriakan “Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa..”

Apa itu ? Oh ternyata anak kelas 7 yang dari ruangan saya itu salah masuk kelas ! Kalo boleh ketawa,langsungdeh saya ketawa.
Tapi karena pengawasnya begitu,saya ambil sikap diam saja,paling banter ya senyam senyum,haha.
Kerasukan apa ya dia,sampe bisa nyasar ke ruangan sebelah ? Ah entahlah,hanya Tuhan yang tahu !😀

Akhirnya si anak itu masuk ruangan yang memang harusnya dia masuki.Tok tok !,akhirnya dia masuk.

Tiba tiba ada yang teriak,”Eh,lu tadi nyasar ke ruangan sebelah ya !? Aaaaaaaaaaaa…”

Sontak semua pada teriak “Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa..”
Saya gak ikutan ketawa,cuma senyam senyum mesem nahan ketawa.
(Makanya di depan komputer ini,saya lepas semua ketawa yang saya tahan tadi,Hahahahahahahaha)

Oke,mereka semua bersorak,tanpa menyadari bahwa pengawas (baca : pak hendrik) sampai melotot begitu melihatnya.
Nahyolo,untung saya gak ketawa.

Pak Hendrik langsung berteriak,”Siapa tadi yang teriak teriak duluan ? Siapa ?!”

Oke,semuanya pada diam,beda 180 derajat dengan keadaan satu menit yang lalu.

“Kamu,yang di belakang ! Sini”
Deg ! Saya jadi tegang,karena tempat duduk saya di posisi paling belakang.
Dan..

Oke,siswi di samping saya pun menengok ke saya.
Dan..
“Nah,kamu,yang lagi nengok itu,maju kedepan !”

Bukan saya,Alhamdulillah ! Selamet selamet.
Padahal yang jadi provokator tadi itu malah yang duduk di depan saya.Dia yang teriak teriak duluan.
Eh malah samping meja saya yang kena getahnya.

Akhirnya dia maju kedepan,dan diberi ceramah panjang lebar oleh sang pengawas.

Kasian,malah dia yang kena getahnya,haha.

Tapi,Tuhan itu selalu ada kok,tenang aja !😉

2 thoughts on “Salah kamar nak !

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s