Moralistik dari Negeri 5 Menara

Sudahkah kalian membaca novel Negeri 5 Menara ?

Novel karangannya kak Ahmad Fuadi yang baru baru ini diterbitkan,ternyata sudah langsung jadi best seller saja.Ya novel yang berisikan pengalamannya selama bersekolah di Pondok Pesantren Gontor.  (Buat yang mondok,wajib baca nih)

Tidak heran novel ini bisa jadi best seller,karena novel ini selain penggunaan bahasanya ringan,kisah kisahnya pun inspiratif,banyak memberikan pelajaran moral dan semangat terhadap kita kita.

Saya sudah selesai baca novel ini (dengan minjem ke temen,gamodal ya :D) selama liburan ini.Ya iseng iseng saja,karena saya juga penasaran dengan isi ceritanya.

Di novel ini,banyak sekali pelajaran moral yang bisa kita dapat,tapi yang ingin saya bahas ada 3,yaitu :

1.Man Shabara Zhafira (Siapa yang bersabar,akan memetik hasilnya)

Pelajaran moral pertama,kita harus bersabar.Ya,bersabar dalam menghadapi cobaan,bersabar terhadap godaan setan,dan bersabar untuk mendapatkan apa yang kita inginkan.
Bermimpi,berusaha,dan bersabarlah untuk mendapatkannya,pasti akan kalian akan memetik buah manisnya🙂

2.Man Thalabal ula Sarihal Layali (Siapa yang ingin mendapatkan kemuliaan,akan bekerja sampai malam)

Pelajaran moral kedua,kita harus bekerja sampai malam.Tapi malam disini maksudnya bukan dugem,hura hura di club ya,haha😀

Malam disini,berarti kita bekerja sampai tuntas.Selesaikanlah pekerjaan itu walaupun selesai di malam hari.Dimana orang lain sudah pada tidur,kita masih saja bekerja.Meskipun dilanda rasa ngantuk,dihajar rasa malas,kalahkan semua itu,niatkan kepada pekerjaan kita.

Kalau kita bekerja sampai malam,juga ada kesempatan untuk sholat malam,ya untuk berbicara dengan Tuhan.Meminta bantuan dan pertolongan dariNya.Niscaya akan dikabulkan.😉

Jadi kalo kalian begadang,jangan lupa sholat malam,katakanlah mimpi-mimpi kalian,cita cita kalian.Niscaya Tuhan akan menggantungkannya setinggi langit,believe it !🙂

3.Man Jadda Wajada (Siapa yang bersungguh sungguh,dia akan berhasil)

“Man Jadda Wajada !” “Man Jadda Wajada !”

Ya,di segmen dimana hari pertama Alif bersekolah di Pondok Madani.Gurunya memerintahkan murid murid meneriakkan kata2 itu dengan lantang.

“Man Jadda Wajada”,ya kata kuncinya itu bersungguh sungguh.Dengan diawali niat,dilakukan dengan bersungguh sungguh,niscaya akan berhasil.
Niatkan dengan ikhlas,bersungguh sungguh,karena tanpa niat yang kuat,Tuhan tidak akan membukakan pintu keberhasilan kepada kita.Berhasil itu hanya ada untuk orang yang bersungguh sungguh !

Awali dengan niat,lakukan dengan bersungguh sungguh,setelah itu serahkan semuanya dengan ikhlas,Tuhan itu ada🙂

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s