“Bapak itu kuat sekali,sedangkan saya ?”

2 minggu telah berlalu,gak terasa sebentar lagi sudah mau masuk sekolah aja,termasuk saya.Dengan menyandang gelar kelas 9 (asikdah :D),dengan niat yang kuat Insya Allah,siap menjalani rutinitas menuntut ilmu di sumur segala ilmu,Bismillah.

Dan termasuk juga sodara sodara saya,yang 2 minggu ini berlibur di rumah saya,mereka semua datang dari Kota Malang.
Tahu Malang ? Itu lho yang biasa dijuluki Kota Apel,dan kotanya Tim Sepakbola Arema.
Gak tahu lagi ? Baca peta aja,buka yang provinsi Jawa Timur,cari yang deket Kota Blitar,pasti ketemu,hehe.😉

Lanjut,karena di Malang sudah mau hari masuk sekolah (sebenarnya hari ini juga sudah masuk,tapi sodara saya izin 5 hari),makanya keluarga saya nganterin sodara sodara saya ke Stasiun Pasar Senen,untuk menunggu kereta yang akan berangkat ke Stasiun Malang.Untung kemarin udah pesen tiket,jadinya tinggal berangkatnya aja.

Setibanya di stasiun senen dengan naik kereta ekonomi,sembari menunggu kereta tujuan Malang,saya iseng iseng lihat pemandangan disini,ya daripada bengong.
Pandangan saya tertuju pada dua orang,yang satu bawa selang,yang satunya lagi bawa sapu yang buat bersihin kaca itu.

Siapa mereka ? Setelah saya lihat baju belakang mereka,oh ternyata CLEANING SERVICE.

Cleaning service,yang tugasnya bersih bersih itu.Kira saya,cleaning service cuma ada di kantoran.Maklum di sinetron sinetron,kebanyakan cleaning service itu kerjanya di kantor kantor.

Saya lihat terus,perkiraan saya,mereka biasanya ya bersihin lantai lantai kereta.Ternyata eh ternyata,mereka bersihin gerbong gerbong keretanya.

Saya mikir aja,apa mereka tidak capek bersihin gerbong gerbong kereta itu ? Gerbong kereta kan juga tidak sedikit.Sementara mereka juga harus mengejar waktu supaya bisa selesai membersihkan gerbong sebelum keretanya berangkat.

Hanya demi sesuap nasi,hanya demi menghidupi keluarganya,kadang pekerjaan kasar seperti ini rela mereka lakukan.Iseng saya lihat muka dua orang itu,tidak tersirat muka kesal,mereka senyum,mereka ikhlas melakukan pekerjaan itu,hanya demi mengais rejeki,yes their spirit are great !

Mereka saja senang,dan ikhlas,bekerja membersihkan gerbong gerbong kereta itu.Saya yang kadang kadang belajar 2 jam sering mengeluh.Ya saya kalah dengan mereka,saya akui.

Bermodalkan semangat tukang cleaning service itu,semakin menambah semangat saya untuk mengejar mimpi.Mereka saja bisa,masa saya gabisa ? Oke buku,aku datang !

Semangat mereka harus kita tiru,tapi untuk pekerjaan,kejarlah pekerjaan yang paling mulia,keep dreaming all !🙂

4 thoughts on ““Bapak itu kuat sekali,sedangkan saya ?”

  1. salam kenal mas satrio. kalo yang pernah saya lihat juga, Bapak itu setia sekali. seorang bapak yang tiap pagi nganterin anaknya pake sepeda butu ke salah satu smp negeri di deket rawamangun. Padahal temen2 anaknya diaterin pake mobil bgs2, mtr. tapi bapak bapak ini, ehmm. dan kalo mas ngeliat ekspresi muka si bapak pas anaknya nyalami tanganya, pamit, ah masyallah, ekspresinya teduhhh bgtttt.

    sekali lagi salam kenal mas

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s