Kecil,Tapi Berarti

Malam hari saya sedang belajar di meja belajar kamar kos saya. Berusaha sebisa mungkin memahami materi pelajaran yang sebagian masih belum saya mengerti. Hawa di Bandung beda banget sama Bekasi, kalo di Bekasi mah bisa kuat belajar malam, tapi kalo di Bandung hawa dinginnya mengundang untuk tidur. Susah banget pokoknya biar bisa kuat belajar.

Jam menunjukkan pukul 10 malam. Sejenak pun saya mengalihkan mata dari buku pelajaran, tiba-tiba mata saya tertuju pada lencana kecil yang bagi saya sangat berharga. Tiba-tiba saja saya tersenyum sendiri karena benda itu.  Apakah itu ? Yap, lencana kecil yang sekarang ini hampir setiap hari saya sematkan di kerah baju putih abu saya. Lencana SMAN 5 Bandung.

Seberapa berhargakah lencana yang hanya berukuran 2 x 3 cm itu ? Tentunya butuh perjuangan besar agar bisa memakainya. Untuk pertama-tama pun kita harus berjuang mengikuti jalur tes smart5 untuk merebut 283 kursi bersaing dengan ribuan calon peserta, syukur-syukur kalo diterima. Kalo ga diterima, harus berjuang merebut 2 kursi untuk jalur prestasi, dan sisanya 28 kursi diperebutkan melalui jalur Nilai Ujian Nasional. Setelah diterima pun kita harus mengikuti MPLS yang *niiittt* banget dan kadang pulangnya langsung kerja kelompok sampai waktu sore hari. Baru setelah selesai MPLS dan resmi memakai seragam putih abu dengan lencana SMAN 5 di kerah, kita siap untuk menghadapi kehidupan keras di sekolah belitung timur tersebut.

Kalo diinget pertama kali saya mengenal SMAN 5, jadi pengen ketawa sendiri deh, haha. Dari kejadian tersebut sudah mengisyaratkan bahwa sekolah itu akan saya tempati suatu hari nanti. Jadi dulu sewaktu masih SMP saya pernah main ke sekolah belitung, yaitu SMAN 3 Bandung (ya, SMA 3, bukan SMA 5 awalnya). Dengan polosnya waktu liburan semester  1 itu saya naik angkot sendirian ke sekolah kembar siam tersebut. Turunlah saya dari angkot Kalapa-Aceh yang lewat di Jl.Belitung. Karena turunnya masih jauh di depan Akademi Panghegar, maka saya berjalan kaki dulu menuju sekolah belitung. Sampailah saya di pintu gerbang depan SMAN 5 (bukan SMAN 3) di Jl.Bali yang di depannya ada Lapangan Centrum atau Pengky yang sekarang hampir setiap hari saya kunjungi sepulang sekolah. Akhirnya saya masuk ke dalam sekolah melewati daerah SMAN 5. Terlihat jelas Plasa SMAN 5 yang.. wah adem banget deh, dan tidak saya duga juga bahwa ternyata suatu hari nanti saya berbaris dengan 300 siswa lainnya di Plasa SMAN 5 saat pra-MPLS. Kembali ke topik, oke karena niat awal pengen survei ke SMAN 3 , yaudah deh saya jalan lurus ke daerah belitung barat atau daerahnya SMAN 3. Pas pengen ke gedung lama, eh dikunci pintunya. Di gedung baru juga sama, kelasnya dikunci juga. Yaudah deh akhirnya main ke SMAN 5 karena gak dikunci jalannya, dan kelas-kelasnya pun gordennya ga ditutup, jadi bisa ngeliat dalem kelasnya. Karena udah kepalang, akhirnya iseng sholat dhuha juga di Mushola SMAN 5. Ternyata dari situ sudah ada mindset ke SMAN 5, walaupun ego saya masih ke sekolah tetangga, tapi tetap saja akhirnya saya menjadi V’15, bukan 3’15 seperti yang saya impikan sebelumnya.🙂

Jauh setelah peristiwa itu, saya kembali menjadi Siswa SMAN 5 Bandung. Siswa sekolah yang katanya 20 besar terbaik se Indonesia dengan kehidupan keras dan perjuangan untuk bisa bertahan, seperti yang kaka-kaka MPLS bilang. Dan saya berpikir, setelah lencana itu berhasil didapat, lalu mau apa ?

Wahai teman-teman, mari kita renungkan, ingatkah kalian akan perjuangan kalian untuk bisa diterima ? Tidak ingatkah kalian do’a orangtua kalian yang selalu mengalir agar kalian bisa bersekolah disini ? Tidak ingatkah biaya sekolah yang setiap bulan orang tua kalian bayarkan untuk kalian ? Tidak lelah mereka berharap, agar anaknya bisa lulus dan menjadi ‘orang’. Mari kita berjuang, kita perjuangkan agar kita bisa memakai jaket almamater Perguruan Tinggi impian kita di suatu hari nanti,amin.

Aku berjuang. Demi STEI ITB. Amin😀

3 thoughts on “Kecil,Tapi Berarti

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s