“Kok bisa ya?” – Cerita 5

Aku tertegun.

Entah apa yang bisa kulakukan sekarang, aku hanya bisa diam,

Diam.

Diam.

Dan terus diam.

Aku sungguh bodoh, aku bukanlah orang yang bisa menepati janji.

Tapi, kenapa dia tadi memanggilku dengan sebutan ‘aku-kamu’?

~~~

Hosh! hosh! Capek juga berlari dari sekolah sampai ke depan jalan besar ini. Aku benar-benar kecewa dengannya! Sangat kecewa! Bisa-bisanya dia tidak menepati janjinya. Padahal sudah capek-capek aku menunggunya dari pagi hingga sore, tidak datang juga.

Tapi, mengapa aku sampai segitu marah ke dia? Memangnya dia spesial?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s