Swapping

Swapping, dalam bahasa Indonesia berarti menukar. Sebenarnya algoritma ini cukup sederhana, bahkan mungkin beberapa yang membaca ini, “ngapain ngebahas algoritma swap”, tapi karena saya ingin berbagi untuk pembaca yang benar-benar masih pemula, maka saya akan menulisnya😀

Bagaimana sih konsepan algoritma swap? Dalam algoritma swap, kita butuh satu variabel tambahan sebagai penampung. Mengapa harus menggunakan satu variabel penampung?

Misalnya dalam suatu kasus, nilai variabel a=2, nilai variabel b=3. Tukarlah nilai antara variabel a dengan b!

Untuk penyelesaian pertama, kita coba selesaikan tanpa menggunakan variabel penampung. a=b; b=a; Maka hasilnya adalah a=3, b=3. Mengapa? Karena dalam perintah pertama, a sudah dimasukkan nilainya sebagai 3. Dan di perintah kedua, b dimasukkan nilai a yang sudah bernilai 3, maka nilai a dan b sama-sama 3. Penyelesaian 1 = gagal.

Lalu kita coba penyelesaian kedua dengan satu variabel penampung. Kita anggap variabel penampung itu bernama c dengan nilai 0. Algoritma : c=a; a=b; b=c; Maka nilai a=3, b=2. Penyelesaian 2 = berhasil.

Jika diimplementasikan dalam kode, algoritmanya :

Pascal

program swap;
var a,b,c:integer;
begin
a:=2;
b:=3;
c:=0;
c:=a;
a:=b;
b:=c;
writeln('a');
writeln('b');
end.

C++

#include <iostream>
using namespace std;
int main() {
int a=2,b=3,c=0;
c=a;
b=a;
a=c;
cout << a << endl;
cout << b << endl;
}

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s